Plamir Tembok, Banyak Yang Salah Persepsi !

Plamit Tembok bukan berfungsi sebagai cat dasar

Ya, di kalangan umum banyak yang salah persepsi tentang plamir ini. Bahkan di suatu daerah kebiasaan yang dilakukan sebelum dicat, seluruh tembok wajib diplamir. “Biar irit cat”, demikian pendapat mereka.

Umumnya para pekerja meracik sendiri plamir dengan bahan dasar campuran kalsium dan lem latex dan terkadang dicampur juga dengan semen putih.

Empat Persepsi Salah Tentang Plamir

Nah berikut adalah empat persepsi yang salah tentang plamir.

  • Plamir sama dengan cat dasar. Persepsi seperti inilah yang menyebabkan pekerjaan cat dasar seringkali diabaikan. Cat dasar mempunyai fungsi untuk meredam garam alkali yang terkandung pada acian atau plasteran sehingga tidak merusak cat. Nah, plamir tidak memiliki fungsi seperti itu.
  • Plamir berfungsi sebagai anti lembab. Justru penyebab terbanyak cat tembok terkelupas adalah karena lembab yang merusak plamir. Plamir apalagi plamir yang dibuat sendiri bila terkena lembab / air maka akan menjadi ‘bubur’ sehingga daya rekatnya pun akan hilang.
  • Plamir dapat mengirit cat tembok. Memang benar hasil akhir plamir yang berwarna putih dapat menutup daya sebar cat tembok tetapi sekali lagi daya rekat cat tembok tidak kuat dengan aplikasi plamir pada seluruh bidang tembok.
  • Plamir bila ditambah dengan lem maka dapat digunakan sebagai plamir tembok luar. Sampai saat ini belum ada penelitian yang mengatakan bahwa lem akan tahan dari panas matahari dan hujan. Demikian juga dengan plamir yang kurang jelas spesifikasinya bila digunakan di bagian luar bangunan malah akan mengakibatkan gelembung pada permukaan cat.

Fungsi Plamir

Lalu apa sebenarnya fungsi dari plamir itu sendiri ?

Seringkali pekerjaan plasteran atau acian menyebabkan permukaan tembok menjadi bergelombang atau tidak rata, Nah fungsi Plamir sebenarnya adalah membuat tembok yang bergelombang menjadi halus dan rata. Jadi fungsi plamir ini tidak jauh berbeda dengan fungsi dempul pada mobil atau kayu.

Nah karena fungsinya untuk meratakan bagian yang tidak rata maka plamir harus digunakan pada bagian itu saja. Tidak disarankan menggunakan plamir pada seluruh bagian tembok.

Untuk pengecatan setelah menggunakan plamir harus menunggu 2 jam setelah plamir kering baru dapat diamplas dan dicat. Demikian dengan penggunaan plamir buatan sendiri untuk tembok luar tidak disarankan kecuali ada produk yang khusus berfungsi sebagai plamir tembok luar yang memang harus tahan terhadap paparan panas dan dingin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!